Jumat, 03 Januari 2014

Cara Merawat Cat Mobil

Anda sebagai pemilik mobil tentu ingin kendaraan yang anda tungganginya terlihat mengilap dan tampak cerah. Hal ini dapat meningkatkan rasa percaya diri ketika berkeliling dengan mobil kesayangan. Agar mobil anda selalu terlihat "mengkilat", perlu ketekunan dan ketelatenan dalam merawat cat bodi kendaraan.

Para Body Repair & Salon Mobil, Bagus menyarankan, cara pertama yang harus dilakukan agar cat mobil terlihat cerah adalah dengan rajin membersihkan bodi mobil. Pada musim kemarau, kata dia, mencuci mobil dilakukan minimal seminggu sekali.

Pada saat musim panas biasanya debu banyak yang menempel di bodi mobil. Kalau terlalu lama dibiarkan, kotoran makin sulit dihilangkan.

Sedangkan pada musim hujan, lanjut dia, perawatan harus dilakukan dengan tenaga ekstra. Upayakan, setiap kali kendaraan tersiram air hujan langsung dicuci dan dibersihkan. Sebab, air hujan mengandung asam yang berpotensi menimbulkan jamur dan merusak cat kendaraan.

Setelah tiga hari kita tidak mencuci biasanya akan muncul bintik putih. Nah, kalau masih tidak dibersihkan lebih dari satu minggu, bisa menyerap ke bodi dan membuat warna cat memudar.

Selain itu, waktu dan tempat mencuci juga perlu diperhatikan. Hindari mencuci pada siang hari ketika panas matahari sedang menyengat. Sebab, mencuci kendaraan di bawah paparan sinar matahari langsung biasanya menyisakan bercak-bercak air di bodi mobil. Kerak air ini bisa menyerap ke dalam bodi kendaraan yang akhirnya berpotensi menimbulkan jamur dan memudarkan warna cat kendaraan.

Sebaiknya mencuci mobil dilakukan pagi atau sore hari ketika cuaca lebih sejuk. "Sebelum jam 8 pagi atau setelah jam 5 sore adalah waktu yang tepat.

Selanjutnya, gunakanlah sampo yang tepat untuk kendaraan Anda. Pilih yang tidak mengandung deterjen ataupun silicon serta memiliki kadar pH (keasaman) netral di kisaran angka 7. Sebab, shampoo yang dengan kadar keasaman tinggi atau lebih dari 8 memiliki sifat basa yang dapat mengakibatkan cat menjadi kusam dan pudar warnanya.

Begitu juga sebaliknya, sampo yang memiliki kadar pH terlalu rendah atau kurang dari 6 mempunyai sifat asam yang mudah mengorosi cat. Perlu diingat, bukan berarti sampo yang menghasilkan banyak busa memiliki kualitas yang baik.

Perhatikan kemampuan sampo dalam mengikat kotoran, apakah setelah dicuci dengan sampo tertentu semua kotoran terangkat atau tidak.

Bagaimana jika terdapat baret?

Hal tersebut memerlukan penanganan yang sedikit berbeda. Setelah bagian mobil yang tergores dicuci dan dibersihkan dari kotoran yang menempel, segera oleskan kompon (compound) atau bahan penghilang goresan pada cat di bagian bodi mobil yang tergores. Kemudian ratakan dengan jari  dan tekan dengan kain lap halus sesuai  bidang yang tergores.

Apabila goresan sudah tidak terlihat, gosok tempat bekas goresan tersebut dengan cairan pengilap cat menggunakan kain lap yang halus dan bersih. Jangan lupa, pilih kompon yang tidak melunturkan cat mobil dan tidak meninggalkan warna pada kain penggosok.

Diluar luar itu, kalau mau mobil selalu terlihat mengkilat dan bersih, lakukan perawatan berkala berupa poles cat minimal 4-5 bulan sekali," ujarnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar